Laporan Perjalanan
Pelajaran Luar Sekolah (PLS)
Kamis, 26 Maret 2015, siswa-siswi kelas X SMA Negeri 2 Magelang
melaksanakan Pelajaran Luar Sekolah (PLS). PLS ini bertujuan untuk menambah
wawasan luar para siswa. Kegiatan PLS ini dilakukan dengan mengunjungi beberapa
tempat yang sangat berpengaruh bagi para siswa untuk menambah wawasan dunia
luar yang bermanfaat. Tempat yang dikunjungi dalam kegiatan PLS ini diantaranya
adalah PT.SRITEX.tbk, dan Museum Sangiran. Perjalanan kami mulai untuk menuju
ke PT.SRITEX.tbk yang terletak di daerah Kabupaten Sukohardjo. Kami berangkat
dari sekolah pada pukul 07.00 WIB dengan melewati jalur Jogjakarta. Sepanjang
perjalanan, kami menikmati pemandangan-pemandangan yang berada di
sekelilingnya. Pemandu wisata pun menginformasikan kepada kami bahwa kami akan
menempuh perjalanan panjang yang akan memakan waktu ± 3,5 jam. Kami sampai di
tujuan pertama yaitu PT.SRITEX.tbk pada pukul ± 10.45 WIB, di sana kami
disambut dengan amat greget. Kami dikumpulkan di dalam aula pabrik tersebut. Di
sana kami mendapatkan banyak informasi tentang berdiri dan berkembangnya
PT.SRITEX.tbk.
Informasi yang kami dapat diantaranya bahwa PT.SRITEX.tbk ini awal mulanya
hanya berasal dari toko kain yang berada di pasar klewer dengan nama UD.SRI
REJEKI. Pemilik toko ini ialah alm. Bapak Lukminto. Beliau lahir di Kertosono,
Kediri pada 1 juni 1947, anak kedelapan dari 9 bersaudara. Beliau menikah pada
26 Oktober 1969. Bersama sang istri, beliau membangun sebuah pabrik yang sangat
baik yang diberi nama PT.SRITEX.tbk. PT.SRITEX ini dari tahun ke tahun terus
berkembang pesat tetapi ada pun kendala seperti pasang surut dalam berindustri.


Dalam perusahaan ini, PT.SRITEX.tbk menempati atau menggunakan luas tanah ±
100 hektar dan diperluas menjadi ± 130 hektar dan dibangun perusahaan lagi dan
diresmikan oleh Bapak Presiden kedua Indonesia yaitu Soeharto pada tahun 1992.
Perluasan pabrik berikutnya dilakukan pada tahun 2009 yang disahkan atau
diresmikan oleh Susilo Bambang Yudhoyono. PT.SRITEX.tbk melakukan berbagai
proses dalam pembuatan kain dan pakaian. Contoh proses dalam perusahaan ini
adalah
1. Pemintalan(spinning), yaitu proses di mana kapas akan
diolah menjadi benang jadi atau benang setengah jadi.
2. Weafing, yaaitu proses penenunan kain dengan menggunakan
benang yang telah diproduksi.
3. Finishing, yaitu proses akhir dimana barang akan di
distribusikan dalam bentuk kain atau pakaian.
Perusahaan ini
memiliki karakter yang mungkin tidak dimiliki oleh perusahaan lain yaitu pada
setiap tanggal 17 tiap bulannya, perusahaan ini melakukan upacara bendera yang
sudah masuk dalam rekor muri dunia. Upacara ini didatangi ± 20.000 peserta,
16.000 orang didalamnya merupakan karyawannya. Akan tetapi karyawan sekarang
sudah mencapai 25.000 orang. Keunggulan dari produk perusahaan ini adalah anti
bakteri, anti radiasi panas, anti peluru. PT.SRITEX.tbk ini telah menjadi
perusahaan tekstil terbesar dan terbaik di Asia Tenggara. Visi misi dari
perusahaan ini adalah selalu berpikirlah positif, bersikap disiplin dan berjiwa
motivator serta kontributor. Pada perusahaan ini terdapat banyak fasilitas.
Diantaranya adalah poliklinik, tempat olahraga, tempat beribadah, dan sri
garden yang berlokasi di sekitar pabrik. Sri garden ini ialah sebuah lapagan
yang luasnya 13 hektar untuk tempat istirahat atau lainnya yang berkepentingan
dengan pabrik.
Pada PT.SRITEX.tbk ini sangat
mengutamakan kualitas. Dalam hal ini kualitas dalam pabrik ini merupakan nomor
satu dan sudah menjadi harga mati. Dibalik kesuksesan perusahaan ini ada 8 prinsip utama, yaitu
- Adil
- Pentingnya keluarga
- Pentingnya pendidikan
- Etika
- Cinta
- Persahabatan
- Kesolidaritasan
- Tanggung jawab
Selain itu rahasia
sukses ini adalah keluarga merupakan segalanya, keluarga yang mendukung dalam
kegiatan yag kita lakukan dan rancang.
Setelah selesai melakukan kunjungan ke
PT.SRITEX.tbk kami langsung bergegas menuju ke Museum Sangiran. Sebelum itu
kami melaksanakan ishoma (istirahat, sholat, makan) yang dilakukan di RM.Taman
Sari. Setelah selesai ishoma, kami langsung meneruskan perjalanan ke Museum
Sangiran. Kami mendapat informasi dari pemandu wisata bahwa perjalanan ini akan
memakan waktu ± 2jam. Di dalam bus kami bersendau gurau, bermain dan canda tawa
menghiasi perjalanan kami. Tidak terasa kami telah sam pai di Museum Sangiran
pada pukul ± 3jam lebih sedikit. Kami langsung bergegas masuk ke dalam museum,
di sana kami banyak menjumpai berbagai contoh aktivitas manusia purba. Di sana
ada juga tulang belulang dari hewan yang hidup pada zaman dahulu. Selain itu,
kami juga melakukan pengambilan dokumentasi di dalam Museum Sangiran.

Selesai kegiatan di Sangiran, kami
berganti baju kaos yang sudah dipesankan. Kami semua melanjutkan perjalanan
untuk pulang. Sebelum melakukan makan malam kami mampir di Javanir untuk
berbelanja oleh-oleh untuk keluarga di rumah. Selesai berbelanja kami langsung
melanjutkan perjalanan untuk makan malam di rumah makan taman sari. Kami di
rumah makan taman sari ini cukup lama, kami banyak mengambil dokumentasi
teman-teman yang sedang makan. Itu merupakan sebuah kenangan yang sangat
berkesan. Kami melanjutkan perjalanan pulang pada pukul ± 20.15 WIB. Di dalam
bus, kami mendapatkan informasi dari pemandu wisata bahwa perjalanan pulang
kami akan memakan waktu 5 jam. Sepanjang perjalanan pulang, sebagian dari kami
pada tidur karena merasa lelah denga perjalanan yang dilakukan seharian itu.
Kami tiba di SMA Negeri 2 Magelang pada pukul ±
23.00 WIB. Kami langsung bergegas mencari orang tua kami yang telah
menjemput pada saat itu karena waktu sudah sangat larut.